Pengaruh Dow Jones Industrial Average dan Nikkei 225 Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia

Main Article Content

Fadillah Shivasah Posangi
Sitti Hajerah Hasyim
Nurafni Oktaviyah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dow Jones Industrial Average (DJIA) dan Nikkei 225, baik secara parsial maupun simultan, terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), serta untuk mengidentifikasi variabel yang paling dominan memengaruhi IHSG. Populasi penelitian ini adalah seluruh data harga penutupan bulanan DJIA, Nikkei 225, dan IHSG selama periode Januari 2021 hingga Desember 2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian, sehingga diperoleh sebanyak 48 sampel. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis data meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, DJIA dan Nikkei 225 berpengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG. DJIA memiliki koefisien regresi positif sebesar 0,200, yang berarti setiap kenaikan 1 poin DJIA akan meningkatkan IHSG sebesar 0,200. Sementara itu, Nikkei 225 memiliki koefisien regresi positif sebesar 0,390, yang menunjukkan bahwa setiap kenaikan 1 poin Nikkei 225 akan meningkatkan IHSG sebesar 0,390. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Nikkei 225 memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap IHSG dibandingkan dengan DJIA

Article Details

Section
Articles

References

Adhianto, D. (2020). Investasi Reksa Dana Sebagai Alternatif Investasi Bagi Investor Pemula. Jurnal E-Bis (Ekonomi Bisnis), 4(1), 32–44. https://doi.org/10.37339/jurnal

Analis PT. First State Futures. (3 Juni 2024). Dow dan S&P 500 Berakhir Lebih Tinggi, Dow Mencatat Kenaikan Harian Terbesar sejak November 2023. Dipetik 20 November 2024 dari https://www.fsf.co.id/berita/1970/dow-dan-sp-500-berakhir-lebih-tinggi-dow-mencatat-kenaikan-harian-terbesar-sejak-november-2023

Anindya, A. P., Aprilianto, F., & Agustin, A. F. (2022). Pengaruh Inflasi, BI Rate, dan Kurs terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2012-2021. 1(3), 126–138. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/ijiedi/issue/view/1079

Bakhtiar, M. R., & Purwani, T. (2021). Dampak Indeks Nikkei 225 dan Indeks Dow Jones terhadap IHSG. Journal of Economics and Business, 3(1). 61-70.

Bodie, Z., Kane, A., & Marcus, A. J. (2014). Investments (10th ed.). McGraw-Hill Education

Cecceti, S. G. (2008). Money, Banking, and Financial Markets. Boston: McGraw-Hill.

Damajanti, A., & Rosyati, Y. (2018). The Effect of Global Stock Price Index and Rupiah Exchange Rate on Indonesian Composite Stock Price Indez (CSPI) in Indonesian Stock Exchange (IDX). Economics & Business Solutions Journal, 2(2), 49–58.

Eichengreen, B., Rose, A., & Wyplosz, C. (1994). Speculative Attacks on Pegged Exchange Rates: An Empirical Investigation. Cambridge: National Bureau of Economic Research

Fahmi, M. (2014). Pasar Modal: Teori dan Aplikasi (Cetakan ke-3). Bandung: Alfabeta.

Gayatri, D. D. (2020). Capital Market Theory and Investment. Bandung: Universitas Udayana.

Herlianto, D., & Hafizh, L. (2020). Pengaruh Indeks Dow Jones, Nikkei 225, Shanghai Stock Exchange, dan Straits Times Index Singapore Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). INOBIS: Jurnal Inovasi BIsnis dan Manajemen Indonesia, 3(2), 211–229.

Kingkin, G. M. (2022). Pengaruh Inflasi, Fed Rate, Indeks Dow Jones dan Nikkei 225 terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2014-2018. 3(1).

Mappadang, A. (2021). Buku Ajar Manajemen Investasi & Portofolio. Jawa Tengah: CV. Pena Persada.

Puteri, A. P., & Rizal, N. A. (2023). Analisis Kausalitas Nilai Tukar Rupiah/USD, Dow Jones Industrial Average (DJIA), Nikkei225, Shanghai Index Composite (SSEC) Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 5(5). 3619-3628.

Putri, V. Y., & Bebasari, N. (2023). Pengaruh Dow Jones Industrial Average (Djia), Inflasi, Tingkat Tingkat Suku Bunga Dan Harga Minyak Dunia Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Studi Kasus Pada Bursa Efek Indonesia Periode 2018 - 2022). Jurnal Manajemen, 13(1). 25-39.

Putrantyo, P. (5 Mei 2021). Saham Lesu, Apakah Investor Perlu Khawatir?. Dipetik 1 November 2024 dari https://www.infovesta.com/index2/artikel-details-f4265844-6f9f-4fa6-ad20-1a7fc1887020

Saputri, N. F., & Irawati, Z. (2023). Analisis Pengaruh Bi Rate, Nilai Tukar Rupiah, Indeks Dow Jones, Indeks Nikkei 225 Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekuilnomi, 5(2), 361–373. https://doi.org/10.36985/ekuilnomi.v5i2.908

Sari, P. O., & Taufiq, A. R. (2021). Buku Ajar Pasar Modal: Teori dan Implikasi. Jawa Timur: Universitas PGRI Madiun.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta Bandung.

Sutrisno, E. (2016). Manajemen Keuangan Teori, Konsep, dan Aplikasi. Edisi Ketiga. Yogyakarta: Ekonisia.

Velen. (2022). Analisis Pengaruh Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA), Indeks Nikkei 225, dan Indeks Shanghai Composite (SSEC) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Bisma, 7(2), 324.

Wahyudi, H., & Ramani, F. (2023). Pengaruh Jangka Pendek dan Jangka Panjang Saham Global terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Periode 2015-2020. Reviu Akuntansi, Manajemen, dan Bisnis (Rambis), 2(1). 15-25. https://doi.org/10.35912/rambis.v2i1.1421