Dinamika Resistensi dan Adopsi QRIS Pada UMKM di Kelurahan Girian Weru Kota Bitung
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan memahami dinamika resistensi dan adopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada pelaku UMKM di Kelurahan Girian Weru, Kota Bitung. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh pelaku UMKM, terdiri dari lima pengguna dan lima non-pengguna QRIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi QRIS dipengaruhi oleh persepsi kemudahan, efisiensi transaksi, dan dorongan pelanggan yang terbiasa dengan pembayaran non-tunai. Sebaliknya, resistensi muncul karena kebiasaan tunai, rendahnya literasi digital, kekhawatiran terhadap keamanan, serta adanya potongan biaya. Berdasarkan Innovation Resistance Theory (IRT), hambatan resistensi terbagi menjadi usage barrier, value barrier, risk barrier, dan economic barrier. Kesimpulannya, resistensi bukan bentuk penolakan terhadap teknologi, melainkan akibat keterbatasan pemahaman dan persepsi negatif. Peningkatan literasi digital menjadi kunci untuk memperkuat inklusi keuangan digital di sektor UMKM.
Article Details
References
Anisah, N., & Amaniyah, N. (2024). Analisis Faktor Resistensi Pelaku UMKM terhadap Penggunaan QRIS di Kota Malang. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 5(2), 112– 124.
Andriani, R., Wahyuningsih, D., & Indani, S. (2024). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Adopsi QRIS oleh UMKM di Indonesia. Jurnal Inovasi Ekonomi Digital, 6(1), 45–56.
Bank Indonesia. (2020). QRIS: Quick Response Code Indonesian Standard. Jakarta: Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2023). Laporan Tahunan Sistem Pembayaran Indonesia 2023. Jakarta: Bank Indonesia.
Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Utara. (2025). Statistik Penggunaan QRIS Triwulan I Tahun 2025. Manado: BI KPw Sulut.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Davis, F. D. (1989). Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and User Acceptance of Information Technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.
Dewi, S., & Arsyadona, M. (2025). Edukasi dan Literasi Digital sebagai Upaya Peningkatan Penggunaan QRIS di Sektor UMKM. Jurnal Kebijakan Ekonomi Daerah, 7(1), 89– 101.
KemenkopUKM. (2024). Laporan Tahunan UMKM Indonesia Tahun 2024. Jakarta: Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.
Kontan.co.id. (2025). Transaksi QRIS Tembus Rp579 Triliun di Awal Tahun 2025. Retrieved from https://www.kontan.co.id
Kusumaningtyas, R. (2023). Literasi Digital dan Keamanan Transaksi sebagai Faktor Penghambat Adopsi QRIS pada UMKM. Jurnal Manajemen dan Teknologi, 8(2), 77– 90.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. Beverly Hills, CA: Sage Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Novianti, F. (2022). Analisis Faktor-Faktor Resistensi terhadap Teknologi Keuangan Digital pada Pelaku UMKM di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Kontemporer, 4(3), 211–223.
Pangestu, A. (2021). Pengaruh Literasi Digital terhadap Penerimaan Teknologi Keuangan Digital oleh UMKM. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, 5(2), 55–67.
Rahmawati, S., & Nasution, D. (2023). Persepsi Kemudahan dan Manfaat terhadap Keputusan Adopsi Teknologi Keuangan Digital pada Pelaku UMKM. Jurnal Bisnis dan Teknologi, 9(1), 34–47.
Ram, S., & Sheth, J. N. (1989). Consumer Resistance to Innovations: The Marketing Problem and Its Solutions. Journal of Consumer Marketing, 6(2), 5–14.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Thaler, R. H., & Sunstein, C. R. (2008). Nudge: Improving Decisions About Health, Wealth, and Happiness. New Haven: Yale University Press.
Zamiar, D., Sari, P., & Latuperissa, A. (2025). Pengaruh Norma Sosial dan Framing Informasi terhadap Adopsi QRIS pada Pelaku UMKM di Indonesia Timur. Jurnal Ekonomi dan Transformasi Digital, 3(1), 98–110.