Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Minat Menggunakan PayLater Melalui Persepsi Kegunaan dan Persepsi Kemudahan Penggunaan Sebagai Variabel Mediasi
Main Article Content
Abstract
Meningkatnya penggunaan layanan keuangan digital, khususnya PayLater, di kalangan mahasiswa memberikan kemudahan dan fleksibilitas dalam bertransaksi, namun juga berpotensi menimbulkan risiko finansial apabila tidak digunakan secara bijak. Oleh karena itu, literasi keuangan diperlukan agar mahasiswa mampu memahami manfaat, kemudahan, serta konsekuensi penggunaan layanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap minat menggunakan PayLater melalui persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 127 mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Universitas Djuanda Bogor angkatan 2022–2025 yang pernah menggunakan PayLater. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara daring dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan. Persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan PayLater. Sebaliknya, literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap minat menggunakan PayLater. Namun demikian, persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan terbukti memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap minat menggunakan PayLater. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan perlu didukung oleh persepsi positif terhadap kegunaan dan kemudahan penggunaan dalam mendorong minat menggunakan layanan PayLater secara bijak.
Article Details
References
Abed, S. S., & Alkadi, R. S. (2024). Sustainable development through Fintech: Understanding the adoption of Buy now pay later (BNPL) applications by Generation Z in Saudi Arabia. Sustainability, 16, 6368. https://doi.org/10.3390/su16156368
Aisjah, S. (2024). Intention to use buy-now-pay-later payment system among university students: A combination of financial parenting, financial self-efficacy, and social media intensity. Cogent Social Sciences, 10(1), 2306705. https://doi.org/10.1080/23311886.2024.2306705
Ajzen, I., & Fishbein, M. (1980). Understanding Attitudes and Predicting Social Behavior. Prentice-Hall.
Anggreini, N. (2024). Pengaruh literasi keuangan, perilaku konsumtif, dan pendapatan terhadap minat menggunakan Shopee PayLater pada mahasiswa S1 Manajemen kelas sore angkatan 2020–2021 Universitas Semarang. Skripsi, Universitas Semarang.
Budiyanto, A., Zaman, M. B., & Rodiyana, N. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan layanan PayLater: Pendekatan SEM-PLS. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(5), 466–479. https://doi.org/10.56799/ekoma.v3i5.4222
Chiu, C. M., Chang, C. C., Cheng, H. L., & Fang, Y. H. (2009). Determinants of customer repurchase intention in online shopping. Online Information Review, 33(4), 761–784.
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008
Ferdinand, A. (2014). Metode penelitian manajemen: Pedoman penelitian untuk penulisan skripsi, tesis dan disertasi ilmu manajemen. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Fishbein, M., & Ajzen, I. (1980). Understanding attitudes and predicting social behavior. Prentice-Hall.
Fornell, C., & Larcker, D. F. (1981). Evaluating structural equation models with unobservable variables and measurement error. Journal of Marketing Research, 18(1), 39–50.
Ghozali, I. (2014). Structural equation modeling: Metode alternatif dengan Partial Least Square (PLS). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hair, J. F., & Alamer, A. (2022). Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) in second language and education research: Guidelines using an applied example. Research Methods in Applied Linguistics, 1(3), 100027.
Hair, J. F., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2011). PLS-SEM: Indeed a silver bullet. Journal of Marketing Theory and Practice, 19(2), 139–152.
Hambani, S., Pujiyanti, A., Afif, M. N., & Susandra, F. (2022). Pengaruh financial attitude dan financial behaviour terhadap literasi keuangan usaha mikro kecil (UMK) di Pasar Parungkuda Kabupaten Sukabumi. AKASYAH: Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Audit Syariah, 2(2), 74–84.
Harahap. (2018). [Judul sumber tentang kelebihan penggunaan SmartPLS tidak tercantum lengkap di isi file].
Haryono, S. (2016). Metode SEM untuk penelitian manajemen dengan AMOS 22.00, LISREL 8.80 dan SmartPLS 3.0. PT Intermedia Personalia Utama.
Imanuddin. (2022). [Berita mengenai mahasiswa di Bogor yang terjerat permasalahan keuangan digital].
Kartikasari, H., & Fauzi, I. (2025). Dilema pengguna PayLater: Analisis persepsi kemudahan, risiko, dan manfaat dengan kebutuhan individu sebagai moderasi. Among Makarti, 18(1), 122–138. https://jurnal.stieama.ac.id/index.php/ama/article/view/850
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2017). How ordinary consumers make complex economic decisions: Financial literacy and retirement readiness. Quarterly Journal of Finance, 7(3).
Musdalifah. (2022). Pengaruh literasi keuangan, sikap keuangan dan pendapatan terhadap pengelolaan keuangan: Studi kasus pada masyarakat Desa Pancur Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir. Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Ndubisi, N. O., Gupta, O. K., & Ndubisi, G. C. (2005). The moguls’ model of computing: Integrating the moderating impact of users’ persona into the Technology Acceptance Model. Journal of Global Information Technology Management, 8(1), 27–47.
Nisa, M., et al. (2021). [Sumber mengenai penggunaan SEM/PLS untuk variabel tidak terukur].
Nurdani, R. (2019). Pengaruh persepsi kemudahan, persepsi kegunaan, dan kepercayaan terhadap nilai kesenangan dan minat beli ulang: Studi pada pelanggan online shop Shopee di Kota Yogyakarta. Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2025). OJK dan BPS umumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025.
Pamungkas, W. S., & Putri, S. I. (2024). The influence of financial literacy, lifestyle, and pay later use on consumptive behavior. Journal of Advances in Accounting, Economics, and Management, 2(1), 14 https://economics.pubmedia.id/index.php/aaem/article/view/437?utm_source=chatgpt.com
Panjalu, D. A., & Mirati, E. (2022). [Judul sumber tidak tercantum lengkap di isi file].
Phan, M. S. K., & Riyadi, O. T. A. (2022). Teknologi Keuangan Anak Muda. SCU Knowledge Media.
Prasetyani, A., Mustika, M. D., Sjabadhyni, B., Adira, N., Dali, N. R. S. B. M., & Nandan, M. (2024). Unlocking PayLater preferences: Exploring Gen Z’s trust dynamics in Indonesia and Malaysia. Cogent Psychology, 11(1), 2352962. https://doi.org/10.1080/23311908.2024.2352962
Prastiwi, I. E., & Fitria, T. N. (2021). Konsep PayLater Online Shopping dalam pandangan ekonomi Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(1), 425–432. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i1.1458
Ricciardi, V., & Simon, H. K. (2000). What is behavioral finance? Business, Education & Technology Journal, 2(2), 1–9. https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=256754&utm_source=chatgpt.com
Rini. (2023). Survei Populix: Shopee PayLater Terpopuler, GoPay dan Akulaku Nomor Berapa?. Bisnis.com. Retrieved from https://finansial.bisnis.com/read/20231031/563/1709831/survei-populix-shopee-PayLater-terpopuler-gopay-dan-akulaku-nomor-berapa
Rismayadi, A. A., Dewi, D. K., & Anshori, I. F. (2020). Analisis kepuasan pengguna Shopee PayLater menggunakan model Delone & Mclean sebagai media pengajuan kredit online. Jurnal Responsif: Riset Sains dan Informatika, 2(2), 190–197.
Rismunandar, I. (2023). Pengaruh persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap sikap penggunaan, implikasi pada perilaku menggunakan Mobile Banking DIGI di Kota Bandung. Skripsi, Universitas Winaya Mukti.
Rofiah, L., & Graciafernandy, M. A. (2023). Persepsi dan minat penggunaan aplikasi PayLater. Jurnal Ilmiah Aset, 25(1), 61–69. https://doi.org/10.37470/1.25.1.216
Sahroni, O. (2020). Fikih Muamalah Kontemporer: Jilid 3. Republika Penerbit.
Sari. (2021). [Judul sumber mengenai indikator minat menggunakan tidak tercantum lengkap di isi file].
Septiliyani, W., & Wibowo, P. A. (2025). Pengaruh literasi keuangan, persepsi risiko, terhadap minat menggunakan Shopee PayLater dengan kemudahan penggunaan sebagai variabel moderasi: Penelitian pada karyawan PT Hwanseung Indonesia Jepara. Jurnal Ilmiah Bisnis & Kewirausahaan, 14(2), 210–221. https://doi.org/10.37476/jbk.v14i2.5126
Setiawan, A. B., Sholihah, N., & Melani, M. M. (2024). Pengaruh financial knowledge dan financial attitude terhadap keberlangsungan usaha pada pelaku UMKM di Kota Bogor. Jurnal Akademi Akuntansi Indonesia Padang, 4(2), 264–274. https://doi.org/10.31933/r6vkzv16
Shefrin, H. (2002). Beyond Greed and Fear: Understanding Behavioral Finance and the Psychology of Investing. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/0195161211.001.0001
Siagian, H., Tarigan, Z. J. H., Basana, S. R., & Basuki, R. (2022). The effect of perceived security, perceived ease of use, and perceived usefulness on consumer behavioral intention through trust in digital payment platform. International Journal of Data and Network Science, 6, 861–874. https://doi.org/10.5267/j.ijdns.2022.2.010
Singh, R., Rafat, A., & Srivastava, S. (2024). Payment fintech application adoption in low-income groups: How financial literacy moderates influencing factors? Journal of Science and Technology Policy Management. https://doi.org/10.1108/JSTPM-12-2023-0240
Slade, E. L., Dwivedi, Y. K., Piercy, N. C., & Williams, M. D. (2015). Modeling consumers’ adoption intentions of remote mobile payments in the United Kingdom: Extending UTAUT with innovativeness, risk, and trust. Psychology & Marketing, 32(8), 860–873. https://doi.org/10.1002/mar.20823
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tahtiyar, A. G., & Kurniawati, L. (2025). The influence of financial literacy, perceived ease of use, perceived risk, and trust on the intention to use Shopee PayLater. COSTING: Journal of Economic, Business and Accounting, 8(5), 1247–1259. https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/COSTING/article/view/16902
Tempo.co. (2024). Lonjakan Penggunaan PayLater di Tengah Penurunan Daya Beli Masyarakat. Tempo.co. Retrieved from https://www.tempo.co/ekonomi/lonjakan-penggunaan-PayLater-di-tengah-penurunan-daya-beli-masyarakat-102915
Tempo.co. (2025). Penggunaan Layanan PayLater Bank Naik 29,72 Persen. Tempo.co. Retrieved from https://www.tempo.co/ekonomi/penggunaan-layanan-PayLater-bank-naik-29-72-persen-2054813
Ullah, S., Kiani, U. S., Raza, B., & Mustafa, A. (2022). Consumers’ intention to adopt m-payment/m-banking: The role of their financial skills and digital literacy. Frontiers in Psychology, 13, 873708. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.873708
Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425–478. https://www.jstor.org/stable/30036540
visinews. (2022). Fenomena Terlilit Pay Later, Ini Cerita Pemuda di Bogor. VisiNews.net. Retrieved from https://visinews.net/fenomena-terlilit-pay-later-ini-cerita-pemuda-di-bogor/
Yonatan, A. Z. (2025). Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Naik pada 2025. GoodStats Data. Retrieved from https://data.goodstats.id/statistic/indeks-literasi-dan-inklusi-keuangan-indonesia-naik-pada-2025-9SVqr
Yussa Ariska Viossa. (2022). Ratusan Mahasiswa di Bogor Terlilit Pinjol. detikNews. Retrieved from https://news.detik.com/detiktv/d-6412637/ratusan-mahasiswa-di-bogor-terlilit-pinjol/amp#amp_tf=From%20%251%24s&aoh=17689650454809&csi=1&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com